Emas, yang juga dikenal sebagai “logam mulia” adalah jenis logam yang tahan terhadap korosi dan oksidasi menurut ilmu kimia. Dalam istilah sederhana, emas tidak akan berkarat seperti besi yang mudah berkarat ketika terpapar air dan udara. Dalam konteks perdagangan emas, istilah “karat” sering kali digunakan. Namun, tidak seperti besi yang berkarat, istilah “karat” dalam konteks emas tidak merujuk pada karatan secara fisik.

Lalu, apa yang dimaksud karat emas perhiasan? Berapa karat emas tertinggi dan berapa pula yang terendah? Apa pengaruh karat pada emas ketika dijual? Mari kita bahas sampai tuntas!

Baca juga: Kenapa Harga Emas Naik? Ini Peluang atau Ancaman!

Apa itu Karat Emas?

Dilansir dari Lakuemas, dalam dunia investasi dan pembuatan perhiasan, istilah “karat” tidak hanya merujuk pada ukuran berat atau satuan emas seperti gram atau troy ounce. Namun, karat juga mengacu pada jumlah persentase atau kadar emas murni yang terkandung dalam suatu logam

Emas memiliki sifat unik di antaranya adalah kelembutan, kemampuan lentur, dan kecenderungan untuk patah dengan mudah. Oleh karena itu, dalam pembuatan perhiasan atau produk investasi, emas murni seringkali dicampur dengan logam lain seperti perak, tembaga, dan sebagainya untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan.

Tujuannya adalah untuk membuat produk emas yang lebih kuat dan tahan lama, sehingga jika dibuat menjadi cincin, tidak mudah patah, dan jika dibuat menjadi kalung, tidak mudah putus. Standar karat digunakan sebagai indikator kemurnian emas dalam suatu produk emas. Setiap karat menunjukkan 1/24 dari total campuran logam. 

Sebagai contoh, jika sebuah perhiasan terbuat dari campuran 18 bagian emas dan 6 bagian tembaga, maka perhiasan tersebut disebut emas 18 karat. Semakin tinggi kadar kemurnian emas, semakin lunak logam tersebut. 

Namun perlu dicatat bahwa sebenarnya “lunak” yang dimaksud bukan merujuk pada keempukan atau kelembutan secara fisik. Lunak maksudnya adalah tidak kuat menahan detail yang disematkan di atasnya dan lebih mudah berubah bentuk ketika terkena panas.

Jenis-Jenis Karat Emas

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, karat emas adalah persentase kandungan emas dibanding dengan material lain yang dicampurkan di dalamnya. Di pasaran ada beberapa jenis karat emas yakni:

1. Emas 24 Karat 

Karat emas paling tinggi adalah 24 karat. Emas 24 karat berapa persen? Persentase emas yang terkandung di dalamnya adalah 99,9%, artinya tidak ada campuran logam lain. Emas ini memiliki warna kuning cerah, sangat lunak, mudah tergores dan berubah bentuk. Emas ini paling cocok untuk investasi.

2. Emas 23 Karat

Emas 22 karat berapa persen? Emas 23 karat memiliki kadar emas sebesar 95,8%, dengan campuran sekitar 4,2% logam lain seperti tembaga, perak, atau palladium. Warna emas ini sedikit lebih pucat dibandingkan 24 karat. Lebih keras daripada 24 karat, sehingga cocok digunakan untuk perhiasan dan investasi.

3. Emas 22 Karat

Jenis karat emas berikutnya adalah 22 karat. Lantas, emas 22 karat berapa persen? Emas 22 karat memiliki kadar emas sebesar 91,7% dengan 8,3% campuran logam lainnya. Warna emas ini cenderung kuning kecoklatan. Memiliki kelembutan yang cukup keras dan tahan lama, sehingga cocok digunakan untuk perhiasan yang kokoh dan dapat bertahan lama.

4. Emas 21 Karat 

Emas 21 karat berapa persen? Jawabannya, Emas 21 karat memiliki kadar emas sebesar 87,5%, dengan 12,5% campuran logam lain. Warna emasnya cenderung kekuningan kecoklatan. Dikenal sebagai pilihan perhiasan yang indah dan tahan lama karena kekerasannya yang membuatnya tahan terhadap goresan dan bentuknya yang mudah dijaga.

5. Emas 20 Karat

Jenis karat emas berikutnya yang tak kalah populer adalah emas 20 karat. Lalu, emas 20 karat berapa persen? Emas dengan kadar 83,3% dan 16,7% campuran logam lain memiliki warna kuning kecoklatan. Logam ini memiliki kelembutan yang keras dan tahan lama, cocok untuk perhiasan yang modis dan tahan lama, karena kemampuannya menahan bentuk dan goresan dengan baik.

6. Emas 19 Karat

Emas 19 karat berapa persen? Emas 19 karat memiliki kadar emas sebesar 79,2% dengan campuran 20,8% logam lain. Warna emas ini cenderung kuning kecoklatan. Dikenal akan kekerasannya dan daya tahan yang tinggi, menjadikannya cocok untuk perhiasan dengan desain rumit yang memerlukan kekuatan dan ketahanan ekstra.

7. Emas 18 Karat

Emas 18 karat berapa persen? Emas 18 karat memiliki kadar emas sebanyak 75%, dengan sisanya merupakan campuran logam lain, biasanya perak, tembaga, atau seng. Warna emas ini dapat bervariasi tergantung pada jenis logam campuran (termasuk emas putih). Digunakan untuk perhiasan dan produk investasi dengan kombinasi kekuatan dan nilai emas yang baik.

8. Emas 17 Karat  

Warna emas ini mungkin sedikit lebih pucat daripada emas murni. Meskipun tidak sekuat emas 19 karat, tetapi masih cukup tahan lama, sehingga cocok untuk perhiasan dengan desain menarik dan harga lebih terjangkau. Lalu, emas 17 karat berapa persen? Jenis emas ini memiliki kadar 70,8% dengan 29,2% campuran logam lainnya.

9. Emas 16 Karat

Jika kamu mencari perhiasan yang tetap terlihat menarik meski harganya terjangkau, emas 16 karat bisa jadi pilihan. Kalau kamu bertanya-tanya emas 16 karat berapa persen? Jawabannya, emas ini memiliki kadar 66,7% dengan campuran 33,3% logam lain. Warnanya memang cenderung lebih pucat namun tetap cocok dijadikan perhiasan.

10. Emas 15 Karat 

Kalau kamu penasaran emas 15 karat berapa persen kandungan emasnya, jawabannya: 62,5% dengan campuran logam lainnya sebanyak 37,5%. Emas ini memiliki warna kuning kehijauan, keras dan tahan lama. Cocok jadi pilihan perhiasan dengan harga terjangkau.

11. Emas 14 Karat

Jenis emas 14 karat berapa persen? Emas 14 karat memiliki kadar emas sebesar 58,3%, dengan campuran 41,7% logam lain. Warna emasnya cenderung kuning kehijauan. Cenderung keras dan lebih awat bentuknya jika dijadikan perhiasan. Beberapa jenis emas putih juga memiliki nilai 14 karat.

12. Emas 13 Karat 

Emas 13 karat berapa persen? Emas ini mengandung 44,2% emas dan 45,8 logam lainnya. Warnanya juga cenderung kuning kehijauan dan daya tahannya sebagai perhiasan cukup baik.

13. Emas 12 Karat 

Memiliki warna kuning kehijauan juga, emas 12 karat berapa persen kandungan emasnya? Perbandingan emas dengan logam lain dalam emas dengan karat ini adalah 50:50.

14. Emas 11 Karat

Emas 11 karat berapa persen? Emas jenis ini terdiri dari 45% emas dan campuran logam lain sebanyak 54,2%. Warnanya cenderung kuning kehijauan dan memiliki daya tahan yang baik. Cocok untuk perhiasan dengan harga terjangkau.

15. Emas 10 Karat 

Emas 10 karat juga memiliki daya tahan yang baik sebagai perhiasan. Lantas, emas 10 karat berapa persen? Kandungan emasnya adalah 41,7% sedangkan 58,3 lagi adalah logam lain. Emas ini cocok untuk perhiasan dengan desain yang simpel.

16. Emas 9 Karat 

Emas 9 karat berapa persen kandungan emasnya? Jawabannya adalah 37,5% dengan campuran 62,5% logam lain. Warnanya kuning kehijauan dengan daya tahan yang baik. Banyak digunakan untuk bahan perhiasan dengan harga terjangkau.

17. Emas 8 Karat 

Emas 8 karat berapa persen? Kandungan emasnya sebanyak 33,3% sedangkan logam lainnya adalah 66,7%. Warna emas 8 karat cenderung kuning kecokelatan.

18. Emas 7 Karat

Dengan warna kuning kecokelatan, emas ini sangat terjangkau. Emas 7 karat berapa persen? Kadar emasnya sebanyak 29,2% sedangkan campuran logamnya sebanyak 70,8%. 

19. Emas 6 Karat 

Sebagai emas dengan karat terendah, emas 6 karat berapa persen? Emas di dalamnya hanya sebanyak 25% saja sedangkan 75% lagi adalah logam lain. Warna emas 6 karat cenderung kuning kecokelatan, namun memiliki daya tahan yang baik. Cocok untuk perhiasan sederhana dan fungsional.

Apa Pengaruh Karat pada Nilai dan Sifat Emas? 

Karat emas secara langsung berdampak terhadap sifat dan nilai buyback emas yang kamu miliki. Ini berlaku untuk semua jenis emas, tidak hanya emas kuning dan putih saja tapi juga emas rose gold.

1. Harga yang Tinggi 

Emas dengan karat yang lebih tinggi cenderung memiliki harga yang lebih tinggi. Hal ini karena semakin tinggi karat, semakin tinggi kadar emas murninya, yang membuatnya lebih berharga di pasar.

2. Tingkat Kecerahan Warna Emas

Emas dengan karat lebih tinggi memiliki warna kuning yang lebih cerah dan memikat. Kadar emas yang lebih tinggi menyebabkan cahaya lebih baik diserap dan dipantulkan, menciptakan kilauan yang menarik.

3. Ketahanan terhadap Noda

Emas dengan karat lebih tinggi cenderung lebih tahan terhadap noda atau perubahan warna karena memiliki kadar emas murni yang lebih tinggi, sehingga memiliki sifat yang lebih inert terhadap reaksi kimia yang menyebabkan noda.

Itu dia berbagai hal yang perlu kamu ketahui tentang arti karat pada emas. Informasi ini juga penting diketahui untuk kamu yang ingin berinvestasi emas. Cari tahu juga berbagai alasan kenapa harga emas naik agar investasimu semakin optimal.

Baca juga: 6 Cara Membedakan Emas Asli dan Palsu, Hindari Tertipu!

Kamu bisa membuat prototype emas dengan printer 3D sesuai dengan model yang kamu inginkan. FOMU sebagai penyedia jasa 3D printing terbaik siap mewujudkan berbagai ide menarikmu ke dalam wujud cetak 3 dimensi dari emas yang berkilau. Hubungi Fomu sekarang juga untuk informasi selengkapnya!

Baca juga: Harga Cetak 3D Printing, Ga Mahal Kok! Segini Kisaran Biayanya

Leave a comment