Rumah dua lantai menawarkan ruang aktivitas yang lebih luas, privasi lebih terjaga, dan prestige atau kebanggaan. Namun, biaya bangun rumah 2 lantai tersebut harus dirancang secara cermat agar tidak mengalami pembengkakan, bahkan terhenti di tengah jalan. Berapa sih estimasi biaya pembangunannya dan apa saja cara pencegahan agar tidak over budget?
Baca juga: Berapa Lama Bangun Rumah 1 Lantai? Ini Faktor-Faktornya!
Estimasi Biaya Bangun Rumah Dua Lantai
Membangun rumah dua lantai adalah impian banyak keluarga yang ingin mendapatkan ruang lebih luas tanpa perlu membeli lahan tambahan. Namun sebelum memulai pembangunan, hal terpenting yang harus disiapkan adalah memahami estimasi biayanya.
Dengan mengetahui perkiraan biaya sejak awal, kamu bisa merencanakan anggaran dengan lebih matang, memilih material yang tepat, dan menghindari pembengkakan biaya di tengah proyek. Artikel ini akan membahas estimasi biaya bangun rumah dua lantai berdasarkan ukuran populer, lengkap dengan tabel RAB yang mudah dipahami.
1. Biaya Bangun Rumah 2 Lantai 7×12 (Luas 168 m²)
Rumah ukuran 7×12 termasuk ideal untuk keluarga. Dengan dua lantai, kamu bisa mendapatkan 3–4 kamar tidur, ruang tamu, dapur, dan balkon.
Estimasi Total Biaya
- Borongan standar (Rp3 juta/m²): Rp504.000.000
- Borongan menengah (Rp3,5 juta/m²): Rp588.000.000
- Borongan premium (Rp4 juta/m²): Rp672.000.000
Tabel RAB Rumah 2 Lantai Ukuran 7×12
| Komponen | Volume | Harga Satuan | Total |
|---|---|---|---|
| Pondasi batu kali | 40 m² | Rp150.000 | Rp6.000.000 |
| Struktur beton | 168 m² | Rp450.000 | Rp75.600.000 |
| Dinding bata ringan | 170 m² | Rp120.000 | Rp20.400.000 |
| Lantai keramik | 168 m² | Rp140.000 | Rp23.520.000 |
| Atap baja ringan + genteng | 84 m² | Rp250.000 | Rp21.000.000 |
| Pintu & jendela | 12 unit | Rp1.500.000 | Rp18.000.000 |
| Instalasi listrik | 1 paket | Rp12.000.000 | Rp12.000.000 |
| Instalasi air & plumbing | 1 paket | Rp10.000.000 | Rp10.000.000 |
| Finishing cat & plafon | 168 m² | Rp90.000 | Rp15.120.000 |
| Total Material | — | — | ± Rp201.000.000 |
Estimasi total proyek: Rp500–670 juta.
2. Biaya Bangun Rumah 2 Lantai Ukuran 4×6 (Luas 48 m²)
Rumah 4×6 cocok untuk pasangan muda atau konsep rumah minimalis compact. Meski kecil, dua lantai tetap memberi ruang yang cukup nyaman.
Estimasi Total Biaya
- Borongan standar: Rp144.000.000
- Borongan menengah: Rp168.000.000
- Borongan premium: Rp192.000.000
Tabel RAB Rumah 2 Lantai Ukuran 4×6
| Komponen | Volume | Harga Satuan | Total |
|---|---|---|---|
| Pondasi | 15 m² | Rp150.000 | Rp2.250.000 |
| Struktur beton | 48 m² | Rp450.000 | Rp21.600.000 |
| Dinding bata ringan | 65 m² | Rp120.000 | Rp7.800.000 |
| Lantai keramik | 48 m² | Rp140.000 | Rp6.720.000 |
| Atap baja ringan | 24 m² | Rp250.000 | Rp6.000.000 |
| Pintu & jendela | 6 unit | Rp1.200.000 | Rp7.200.000 |
| Instalasi listrik | 1 paket | Rp6.000.000 | Rp6.000.000 |
| Instalasi plumbing | 1 paket | Rp4.000.000 | Rp4.000.000 |
| Finishing | 48 m² | Rp90.000 | Rp4.320.000 |
| Total Material | — | — | ± Rp66.000.000 |
Estimasi total proyek: Rp144–192 juta.
3. Biaya Bangun Rumah 2 Lantai 5×7 (Luas 70 m²)
Ukuran 5×7 termasuk favorit untuk rumah minimalis modern. Dua lantai bisa menghadirkan 2–3 kamar, ruang keluarga, dan dapur yang nyaman.
Estimasi Total Biaya
- Borongan standar: Rp210.000.000
- Borongan menengah: Rp245.000.000
- Borongan premium: Rp280.000.000
Tabel RAB Rumah 2 Lantai Ukuran 5×7
| Komponen | Volume | Harga Satuan | Total |
|---|---|---|---|
| Pondasi | 20 m² | Rp150.000 | Rp3.000.000 |
| Struktur beton | 70 m² | Rp450.000 | Rp31.500.000 |
| Dinding bata ringan | 90 m² | Rp120.000 | Rp10.800.000 |
| Lantai keramik | 70 m² | Rp140.000 | Rp9.800.000 |
| Atap baja ringan | 35 m² | Rp250.000 | Rp8.750.000 |
| Pintu & jendela | 8 unit | Rp1.300.000 | Rp10.400.000 |
| Instalasi listrik | 1 paket | Rp8.000.000 | Rp8.000.000 |
| Instalasi plumbing | 1 paket | Rp6.000.000 | Rp6.000.000 |
| Finishing | 70 m² | Rp90.000 | Rp6.300.000 |
| Total Material | — | — | ± Rp94.000.000 |
Estimasi total proyek: Rp210–280 juta.
4. Biaya Bangun Rumah 2 Lantai Ukuran 6×10 (Luas 120 m²)
Rumah 6×10 sudah cukup lega untuk keluarga yang ingin 3–4 kamar, kamar anak, ruang kerja, hingga area laundry.
Estimasi Total Biaya
- Borongan standar: Rp360.000.000
- Borongan menengah: Rp420.000.000
- Borongan premium: Rp480.000.000
| Komponen | Volume | Harga Satuan | Total |
|---|---|---|---|
| Pondasi | 30 m² | Rp150.000 | Rp4.500.000 |
| Struktur beton | 120 m² | Rp450.000 | Rp54.000.000 |
| Dinding bata ringan | 135 m² | Rp120.000 | Rp16.200.000 |
| Lantai keramik | 120 m² | Rp140.000 | Rp16.800.000 |
| Atap baja ringan | 60 m² | Rp250.000 | Rp15.000.000 |
| Pintu & jendela | 10 unit | Rp1.400.000 | Rp14.000.000 |
| Instalasi listrik | 1 paket | Rp10.000.000 | Rp10.000.000 |
| Instalasi plumbing | 1 paket | Rp8.000.000 | Rp8.000.000 |
| Finishing | 120 m² | Rp90.000 | Rp10.800.000 |
| Total Material | — | — | ± Rp150.000.000 |
Estimasi total proyek: Rp360–480 juta.
Cara Menghemat Budget Bangun Rumah 2 Lantai
Supaya anggaran pembangunan tidak terlalu tinggi, apalagi sampai over budget, berikut empat tips efektif yang bisa Anda terapkan dalam proses merancang hunian impian tersebut.
1. Jangan Desain Rumah yang Terlalu Sulit
Semakin rumit dan unik desain sebuah rumah, semakin tinggi pula biaya konstruksinya. Bentuk bangunan yang asimetris, banyak lekukan, atau detail fasad yang kompleks akan memakan lebih banyak waktu pengerjaan dan material, otomatis biaya berlipat ganda. Pilih saja desain kotak atau persegi panjang yang sederhana tapi tak lekang oleh waktu (timeless).
2. Gunakan Tukang Borongan, Jangan Harian
Supaya anggaran lebih hemat, pilih pembayaran tukang borongan, bukan harian. Sebab jika harian, semakin lama pengerjaan, semakin tinggi biaya jasa yang harus Anda keluarkan. Sebaliknya, sistem borongan (baik borongan jasa maupun borongan penuh) memberikan kepastian biaya sejak awal hingga pekerjaan selesai. Anggaran lebih terkontrol dan tenggat waktu pengerjaan juga jelas.
3. Pilih Material Bangunan yang Efisien dan Lokal
Biaya bangun rumah 2 lantai juga bisa lebih hemat melalui pemilihan material yang efisien. Misalnya, untuk dinding, penggunaan bata ringan (hebel) bisa lebih efisien dari segi waktu pemasangan dan biaya tenaga kerja dibandingkan bata merah. Manfaatkan pula sumber daya atau material lokal untuk menekan biaya angkut (transportasi) ke lokasi pengerjaan.
4. Fokus pada Fungsi, Bukan Gaya Hidup
Jangan lupa membuat daftar prioritas ruangan yang benar-benar dibutuhkan sehingga bisa berfungsi maksimal dan menghindari ruangan sekunder yang jarang dipakai tapi memakan biaya besar. Contohnya, home cinema yang cukup bisa digantikan dengan ruang keluarga. Maksimalkan juga fungsi setiap ruangan, misalnya menggabungkan dapur dan ruang makan untuk meniadakan anggaran pembuatan sekat.
Cetak Maket Rumah Impian 2 Lantai Kamu, Dengan 3D Printing dari FOMU!
Merencanakan biaya bangun rumah 2 lantai secara matang tidak hanya membantu Anda menghindari potensi over budget, tapi juga memaksimalkan penggunaan ruang berdasarkan fungsi, bukan sekadar keinginan. Anda juga bisa melakukan langkah pencegahan pembengkakan biaya dengan menggunakan maket (replika) rumah untuk berkomunikasi detail dengan kontraktor terkait rumah impian yang ingin diwujudkan.
Maket tersebut bisa Anda cetak di FOMU, layanan jasa cetak tiga dimensi profesional yang dapat menghasilkan objek berkualitas tinggi dan sangat realistis. Replika rumah ini juga dapat meminimalisir pembengkakan biaya dan kesalahan pembangunan karena kontraktor tinggal mengikuti contoh yang sudah tersedia. Yuk, bangun rumah anti over budget dengan maket dari FOMU!
Baca juga: Harga Cetak Maket 3D di Pasaran, Berikut Estimasinya!

