Dalam ranah teknik, terutama dalam studi teknik mesin, penggunaan perangkat lunak CAD (Computer-Aided Design) dan CAM (Computer-Aided Manufacturing) sangat umum. Kedua aplikasi ini menekankan penggunaan komputer dalam proses desain dan manufaktur. Sementara CAD digunakan untuk merancang produk, CAM berperan dalam perencanaan, pengelolaan, dan pengendalian operasi pabrik.

Dalam artikel ini kita akan membahas pengertian CAM, jenis-jenis CAM serta contoh aplikasi CAM manufacturing. Simak selengkapnya sampai tuntas, ya!

Baca juga: Additive Manufacturing, Bagaimana Peran Dalam 3D Printing?

Apa yang Dimaksud dengan Computer-Aided Manufacturing (CAM)?

Dilansir dari Mastercam, CAM adalah singkatan dari Computer-Aided Manufacturing atau ada juga yang menyebutnya Computer-Aided Machining. CAM merupakan teknologi yang melibatkan perancangan, pengaturan, dan pengendalian proses pembuatan produk atau manufaktur dengan bantuan komputer. 

Sistem ini meliputi beberapa bidang keahlian, termasuk Perencanaan Proses Berbantu Komputer (Computer Aided Process Planning) untuk persiapan pekerjaan dengan dukungan komputer, program NC (Numerical Control), pemrograman robot, pembuatan instruksi kerja, perencanaan material, penyediaan perkakas potong, alat bantu, dan bidang lainnya.

Fungsi Computer-Aided Manufacturing

Dalam proses manufaktur, CAD memiliki sejumlah fungsi penting. Simak beberapa fungsi Computer-Aided Manufacturing berikut ini!

1. Perencanaan Jalur Alat (Toolpath Planning)

Perangkat lunak CAM memungkinkan perencanaan jalur alat yang efisien untuk proses pemotongan atau pembentukan benda kerja. Ini melibatkan pemilihan alat yang sesuai, rute optimal, dan urutan operasi untuk memaksimalkan produktivitas dan akurasi dalam proses manufaktur. 

Toolpath planning memastikan penggunaan alat yang optimal dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti kecepatan pemotongan, permukaan yang dihasilkan, dan pemakaian alat.

2. Kontrol Mesin Computer Numerical Control

CAM menghasilkan kode perintah numerik (NC) yang digunakan untuk mengontrol mesin CNC. Ini mencakup instruksi tentang gerakan dan posisi alat pemotong, kecepatan pemakanan, dan parameter lainnya yang diperlukan untuk memproduksi bagian yang diinginkan. Dengan CAM, pengguna dapat menghasilkan program CNC yang tepat sesuai dengan desain yang telah dibuat di CAD.

3. Pemantauan Proses

Perangkat lunak CAM dapat memantau proses manufaktur secara real-time. Ini termasuk memantau kemajuan produksi, penggunaan alat, dan kinerja mesin. Dengan pemantauan ini, operator dapat mengidentifikasi potensi masalah atau ketidaksesuaian dalam proses dan mengambil tindakan korektif secara cepat untuk memastikan kualitas dan efisiensi produksi yang optimal.

Jenis-jenis Computer-Aided Manufacturing

Jenis cam yang digunakan dalam proses manufaktur berbeda-beda, tergantung pada dimensi produk akhir yang dihasilkan. Simak jenis-jenis CAM berikut ini!

1. Computer-Aided Manufacturing 2D

CAM 2D berfokus pada pembuatan jalur pergerakan untuk mesin yang beroperasi pada dua dimensi (panjang dan lebar). Ini umum digunakan untuk pemotongan laser 2D, pemesinan CNC datar, dan pembengkokan lembaran logam. Perangkat lunak CAM 2D menerima file desain 2D (seperti DXF atau DWG) dan menghasilkan instruksi untuk mengontrol pergerakan mesin secara presisi untuk memotong, mengebor, atau membentuk material sesuai pola.

2. Computer-Aided Manufacturing 3D

CAM 3D berurusan dengan objek tiga dimensi. Perangkat lunak CAM 3D menerima model CAD 3D dan menghasilkan instruksi untuk mesin yang mampu bergerak pada tiga sumbu (X, Y, dan Z). Ini memungkinkan pembuatan produk kompleks dengan bentuk 3D, seperti komponen mesin, cetakan, dan patung. Teknologi ini digunakan untuk berbagai proses manufaktur aditif seperti pencetakan 3D dan subtraktif seperti pemesinan CNC 3D.

3. Computer-Aided Manufacturing 5-Axis

CAM 5-axis adalah teknologi paling advance. Selain mengontrol pergerakan pada sumbu X, Y, dan Z, CAM 5-axis juga mengendalikan orientasi alat pemotong pada dua sumbu rotasi tambahan (biasanya A dan B). Dengan kontrol 5 sumbu ini, memungkinkan pemesinan objek kompleks dengan detail dan undercut yang sulit dicapai dengan CAM 3 axis. 

Meski kompleks, CAM 5-axis menawarkan efisiensi tinggi karena mengurangi kebutuhan pengaturan ulang (setup) yang berulang untuk mendapatkan sudut pemotongan yang optimal.

Hasil Pengaplikasian Computer-Aided Manufacturing

Setelah memahami apa itu CAM dan jenis-jenis CAM, kamu juga perlu mengetahui seperti apa aplikasinya di berbagai sektor industri. Simak contohnya berikut ini!

1. Otomotif

CAM digunakan dalam industri otomotif untuk memproduksi berbagai komponen mobil. Contohnya antara lain adalah:

  • Mesin. CAM membantu membuat blok mesin, kepala silinder, dan komponen internal lainnya dengan presisi tinggi
  • Bodi. CAM digunakan untuk memotong dan membentuk lembaran logam untuk membuat panel bodi mobil
  • Roda. CAM digunakan untuk membuat cetakan untuk velg dan ban.

Penggunaan CAM di industri otomotif meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi, dan memungkinkan manufaktur kendaraan yang lebih kompleks dan canggih.

2. Aerospace

CAM juga dimanfaatkan dalam industri aerospace atau kedirgantaraan. CAM digunakan untuk memproduksi komponen pesawat yang kompleks dan ringan, seperti:

  • Bagian struktural. CAM digunakan untuk membuat sayap, badan pesawat, dan ekor pesawat dengan presisi tinggi
  • Mesin. CAM membantu membuat turbin, kompresor, dan komponen internal lainnya dengan toleransi yang ketat
  • Komponen interior CAM digunakan untuk membuat kursi, panel kontrol, dan perlengkapan lainnya.

Penggunaan CAM di industri aerospace memungkinkan manufaktur pesawat yang lebih efisien, ringan, dan hemat bahan bakar.

3. Elektronik

Dalam produksi perangkat elektronik, CAM digunakan untuk membuat berbagai komponen antara lain:

  • Papan sirkuit tercetak (PCB). CAM digunakan untuk membuat pola tembaga pada PCB dengan presisi tinggi
  • Komponen semikonduktor. CAM digunakan untuk membuat cetakan untuk wafer silikon dan chip semikonduktor
  • Perangkat elektronik portabel. CAM digunakan untuk membuat casing dan komponen internal untuk smartphone, laptop, dan perangkat lainnya.

Penggunaan CAM di industri elektronik meningkatkan presisi dan efisiensi produksi, dan memungkinkan manufaktur perangkat elektronik yang lebih kecil, lebih ringan, dan lebih canggih.

Perbedaan CAM & CAD

CAD CAM adalah dua teknologi yang sering disebutkan bersama-sama dalam industri manufaktur. Apa itu CAD dan apa perbedaannya dengan CAM? Simak selengkapnya pada tabel berikut ini!

AspekCAM (Computer-Aided Manufacturing)CAD (Computer-Aided Design)
TujuanMengontrol mesin untuk memproduksi produkMembuat desain produk digital
FokusManufakturDesain
OutputInstruksi untuk mesinModel digital 2D atau 3D
Perangkat lunakMastercam, Autodesk CAM, Siemens NX CAMAutoCAD, SolidWorks, Fusion 360
PenggunaanDigunakan oleh insinyur manufaktur dan operator mesinDigunakan oleh desainer produk, insinyur, dan arsitek

Peran CAM dalam Teknologi 3D Printing

CAM (Computer-Aided Manufacturing) memainkan peran penting dalam teknologi 3D printing. CAM digunakan untuk menerjemahkan model 3D digital menjadi instruksi yang dapat dimengerti oleh printer 3D. Instruksi ini mengontrol pergerakan printer 3D dan memastikan bahwa bahan cetak 3D (seperti jenis filamen 3D) didepositkan dengan tepat untuk menghasilkan objek 3D yang diinginkan. Prosesnya adalah sebagai berikut:

  • Desain 3D. Model 3D dibuat menggunakan perangkat lunak CAD (Computer-Aided Design)
  • Persiapan CAM. Model 3D diimpor ke perangkat lunak CAM. Perangkat lunak CAM ini mengiris model 3D menjadi lapisan tipis dan menghasilkan instruksi untuk printer 3D
  • Pencetakan 3D. Printer 3D membaca instruksi dari CAM dan menggunakan bahan 3D untuk membangun objek 3D lapis demi lapis.

Itu dia berbagai hal penting yang perlu kamu ketahui tentang CAM. CAM juga digunakan oleh Fomu untuk mencetak berbagai objek 3 dimensi dengan printer 3D. Mau cetak 3D juga tapi belum punya printer sendiri? Hubungi Fomu sekarang!

Leave a comment