Dinding sebagai kanvas utama dalam desain interior ruangan. Wall panel dan wall moulding sendiri merupakan dua elemen dekoratif yang sering menjadi pilihan utama dalam mempercantik keindahan dinding tersebut. Namun, meskipun sama-sama diaplikasikan ke dinding, ada empat perbedaan wall panel dan moulding yang signifikan, mulai dari fungsi, material, harga, hingga perawatannya.
1. Wall Panel Penutup atau Dekoratif Dinding
Perbedaan paling fundamental terletak pada cara pengaplikasian dan fungsi utamanya. Sesuai namanya, wall panel berfungsi sebagai penutup dinding. Pemasangan panel-panel tersebut berdampingan, tujuannya untuk menutupi permukaan dinding asli secara keseluruhan atau pada area ruangan yang luas. Ini menciptakan dekorasi baru sekaligus menyembunyikan kekurangan pada dinding lama, seperti retak atau lembab.
Sementara itu, untuk wall moulding hanya berfungsi sebagai dekorasi dinding saja karena tidak menutupi secara menyeluruh, terlebih dari bentuknya yang berupa rangkaian lis. Moulding cenderung berguna untuk memberikan sentuhan klasik dan elegan pada interior dinding melalui pemasangan lis-lis tersebut dan tidak menutupi kekurangan aslinya seperti cat mengelupas dan retak.
2. Wall Moulding Banyakan Terbuat dari Kayu
Perbedaan signifikan selanjutnya antara wall moulding dan wall panel adalah material utamanya. Moulding identik dengan material kayu solid dengan kesan klasik, meskipun saat ini sudah semakin berkembang dengan material fiberboard (MDF), PVC, hingga gypsum. Keunggulan material-material tersebut adalah harga ekonomis dan fleksibilitas pembentukan yang tinggi.
Di sisi lain, wall panel menawarkan variasi material yang lebih beragam sehingga meningkatkan fleksibilitas pengaplikasiannya dalam berbagai kebutuhan. Selain PVC dan MDF yang sama dengan moulding, adaWood Plastic Composite (WPC) yang tahan air dan rayap. Ada juga kain berlapis busa yang sekaligus merangkap peredam suara, dan gypsum 3D yang estetik.
3. Wall Panel Harga Jauh Lebih Mahal
Poin perbedaan wall panel dan moulding yang krusial selanjutnya adalah dari segi harga. Jika membandingkan biaya total untuk sebuah proyek di area dinding yang sama, pemasangan wall panel dipastikan selalu memakan biaya lebih tinggi. Namun, ini wajar karena wall panel dihitung per meter persegi (m²) dan menutupi seluruh area dinding.
Sebagai gambaran sederhana, harga wall panel WPC atau PVC bisa berkisar antara Rp200.000,00 – Rp500.000,00/m2. Sementara itu, wall moulding dijual per meter lari (m’) atau per batang, kira-kira 2,4 meter. Dari segi harga, lebih terjangkau, mulai dari Rp25.000,00 – Rp100.000,00 per meter lari. Volume yang dibutuhkan juga tidak sebanyak wall panel.
Estimasi biaya tersebut juga belum termasuk biaya pemasangan wall panel maupun wall moulding. Jika ingin menghemat anggaran, Anda bisa memasang kedua jenis dekorasi dinding tersebut sendiri. Namun, lebih disarankan menggunakan jasa profesional agar hasilnya rapi dan presisi. Biaya jasa pemasangan panel maupun moulding sendiri mulai Rp35.000,00 – Rp65.000,00 per pcs.
4. Wall Moulding Lebih Sulit dalam Perawatan
Terakhir, segi perawatan. Meskipun terlihat lebih sederhana, perawatan wall moulding justru cenderung lebih merepotkan karena memiliki banyak lekukan, sudut, dan celah kecil yang membuatnya lebih mudah jadi tempat penumpukan debu. Butuh kuas kecil dan penyedot debu untuk membersihkan menyeluruh. Apalagi moulding kayu, butuh pengecatan ulang berkala agar warnanya tidak memudar.
Sebaliknya, wall panel modern, terutama dari material WPC dan PVC menawarkan perawatan yang jauh lebih mudah. Permukaannya yang cenderung rata atau memiliki alur vertikal sederhana sangat mudah dibersihkan, cukup memakai kain lembap, debu dan kotoran akan langsung terangkat. Materialnya yang tahan air tidak mudah rembes, ideal untuk pemakaian jangka panjang.
Signifikan sekali bukan perbedaan wall panel dan moulding meskipun sama-sama pelapis dinding!? Mulai dari fungsi, material, biaya, hingga perawatan berkelanjutan antara kedua jenis lapisan tersebut berbeda. Melalui penjabaran di atas, Anda bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan terkait kebutuhan pemasangan wall panel dengan wall moulding, terutama menyesuaikan dalam kebutuhan penggunaannya.

